Logo

Desa Salobukkang

Kabupaten Sidenreng Rappang

Home

Profil Desa

Infografis

Listing

IDM

Berita

Belanja

PPID

Mahasiswa KKN-T Inovasi Desa 116 Unhas Paparkan 10 Program Kerja Inovatif pada Seminar Program Kerja di Kantor Desa Salobukkang

Mahasiswa KKN-T Inovasi Desa 116 Unhas Paparkan 10 Program Kerja Inovatif pada Seminar Program Kerja di Kantor Desa Salobukkang

Invalid Date

Ditulis oleh Administrator

Dilihat 118 kali

Mahasiswa KKN-T Inovasi Desa 116 Unhas Paparkan 10 Program Kerja Inovatif pada Seminar Program Kerja di Kantor Desa Salobukkang

SIDRAP – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Inovasi Desa 116 Universitas Hasanuddin Desa Salobukkang, Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidenreng Rappang, di bawah bimbingan Prof. Nurdin, S.Si., M.Si melaksanakan Seminar Program Kerja pada Selasa (15/7/2026) pukul 13.00 WITA di Kantor Des Salobukkang.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Salobukkang, Sauli S.Sos, Ketua Badan Permusyawaratan Desa Salobukkang (BPD), Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua Tp.PKK Desa Salobukkang, perwakilan sekolah-sekolah di Desa Salobukkang, serta masyarakat setempat yang turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program kerja mahasiswa.

Dalam sambutannya, Koordinator Desa KKN-T 116 Andi Muh.Shaquille Arsany Rahman menyampaikan bahwa seluruh program kerja yang akan dilaksanakan merupakan hasil observasi lapangan serta koordinasi bersama perangkat desa dan masyarakat. Program-program tersebut disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat dan mencakup bidang lingkungan, pendidikan, sosial, serta ekonomi dengan harapan mampu memberikan manfaat nyata bagi Desa Salobukkang.

Pada seminar tersebut, mahasiswa memaparkan satu program kerja kelompok, yaitu Pembuatan Alat pembakaran Sampah Minim Asap ( Rocket Stove )

Selain itu, 8 program kerja individu juga dipresentasikan, meliputi penerapan teknologi biopori, digitalisasi UMKM melalui Google Business Profile dan Google Maps, edukasi literasi keuangan dasar dan pengelolaan uang saku bagi siswa sekolah dasar, pembuatan pestisida nabati berbahan daun sirsak dan bawang putih, pemetaan administrasi dan lokasi tempat sampah, serta pemanfaatan tutup botol plastik menjadi gantungan kunci sebagai bentuk edukasi kepedulian lingkungan.

Seminar berlangsung secara interaktif dengan berbagai masukan dari para tamu undangan. Salah seorang guru SD Negeri 3 Tanru Tedong mengapresiasi program edukasi literasi keuangan yang dinilai sangat relevan dengan kondisi peserta didik saat ini.

"Program yang diberikan sudah sangat bagus, dan saya sempat melihat tadi program kerja tentang edukasi literasi keuangan dasar dan pengelolaan uang saku bagi siswa sekolah dasar di Kelurahan Tanru Tedong itu sangat bagus karena sekarang anak sekolah itu membawa uang ke sekolah yang jumlahnya bervariasi di usianya, jadi memang perlu diedukasi terkait keuangan dan pengelolaan uang saku," ujarnya.

Dukungan juga disampaikan oleh Ketua LPM Kelurahan Tanru Tedong terhadap program pembuatan pestisida nabati berbahan daun sirsak dan bawang putih. Menurutnya, program tersebut sangat bermanfaat bagi para petani di wilayah Tanru Tedong.

"Program kerja terkait pembuatan pestisida nabati dari bahan daun sirsak dan bawang putih itu sangat bagus. Saya siap memfasilitasi, saya akan membantu adik-adik, dan saya akan mengumpulkan para kelompok tani karena kebetulan saya juga ketua kelompok tani," ungkapnya.

Melalui seminar program kerja ini, mahasiswa KKN-T Inovasi Desa 116 Universitas Hasanuddin bersama Dosen Pembimbing KKN, Dr. Eng. lr. Purwanto, S.T., M.T., berharap seluruh program yang telah dirancang dapat terlaksana dengan baik melalui dukungan pemerintah kelurahan, lembaga masyarakat, serta partisipasi aktif warga. Sinergi tersebut diharapkan mampu menghadirkan inovasi yang memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat Kelurahan Tanru Tedong selama pelaksanaan KKN maupun setelah kegiatan berakhir.

Bagikan:

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Logo

Desa Salobukkang

Kecamatan Dua Pitue

Kabupaten Sidenreng Rappang

Provinsi Sulawesi Selatan

© 2026 Powered by PT Digital Desa Indonesia